Baru Selesai, Pengerjaan Diduga Tidak Sesuai Perencanaan Gambar Sehingga ada Keretakan

oleh -72 Dilihat
oleh

SAMBAS — Peningkatan Jalan menuju salah satu Desa di Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Propinsi Kalimantan Barat terindikasi Dugaan ada main mata antara Oknum Dinas yang berwenang dengan Kontraktor.

Dugaan muncul setelah pemantauan lapangan yang menemukan kondisi bangunan terkesan asal jadi.

Proyek besutan Dinas PUPR Sambas, bernilai kontrak Rp349.786.000 dari sumber Dana pajak rakyat (DAU)  Anggaran 2026 dIkerjakan oleh CV Rumpun Utama Sambas.

Pantauan lokasi beberapa waktu lalu menemukan sejumlah bagian jalan ada mengalami retak, terdapat batu kerikil yang belum tertutup sempurna oleh lapisan semen, serta beberapa bagian permukaan yang terlihat berlubang atau tidak rata.

Keterangan warga yang ditemui tim media, pekerjaan jalan tersebut baru selesai masih hitungan hari.

“Pekerjaannya baru selesai satu hari,” ujar seorang warga kepada tim media.

Hal ini tentu menimbulkan dugaan lemahnya pengawasan dari pihak pengelola anggaran sehingga kualitas pekerjaan tidak sebanding dengan jumlah anggaran yang digelontorkan.

Seorang pengguna jalan yang meminta namanya dirahasiakan mengungkapkan kekecewaannya. Menurutnya, ruas jalan tersebut sudah lama tidak mendapatkan perbaikan.

“Jalan ini sudah lama tidak ada perbaikan. Tapi giliran ada proyek masuk, pengerjaannya terkesan asal jadi,” ungkapnya kepada tim media.

Pernyataan tersebut merupakan pendapat warga dan bukan kesimpulan teknis mengenai kualitas pekerjaan. Untuk memastikan apakah pekerjaan telah memenuhi spesifikasi kontrak, diperlukan pemeriksaan teknis oleh pihak berwenang.

Tim media belum menemukan sumber daring yang secara independen memverifikasi rincian kontrak tersebut, sehingga informasi mengenai paket pekerjaan dalam berita ini merujuk pada papan informasi proyek yang didokumentasikan di lokasi.

Dengan munculnya kondisi fisik yang dipersoalkan warga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sambas serta pihak pelaksana penting memberikan penjelasan mengenai status pekerjaan saat pemantauan dilakukan dan apakah bagian jalan yang retak, berlubang, maupun material yang belum tertutup tersebut masih dalam tahap penyelesaian atau akan diperbaiki.

Hal ini penting agar sorotan masyarakat tidak berkembang menjadi asumsi tanpa dasar.

Apalagi anggaran yang digunakan merupakan uang publik. Masyarakat berhak mengetahui apakah hasil pekerjaan telah sesuai dengan spesifikasi teknis, volume pekerjaan, serta ketentuan dalam kontrak.

Redaksi berkomitmen akan terus menyampaikan informasi lapangan kepada publik maupun pihak berwenang untuk dijadikan bahan tindak lanjut.

Hingga berita ini ditayangkan, tim media belum memperoleh keterangan resmi dari Dinas PUPR Kabupaten Sambas maupun CV Rumpun Utama Sambas terkait kondisi jalan tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak pelaksana maupun instansi terkait sesuai dengan undang – undang pers.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.