Sikatnews.com,Sintang – Diduga kuat pemilik SPBU 66.796.005 Senaning dengan sengaja dan terkoordinasi menjual BBM SOLAR SUBSIDI dengan harga 10.500 dan Pertalite 11.500 perliter nya.
Tim Lumbung Informasi Masyarakat saat melakukan investigasi terkait maraknya kegiatan PETI Di Desa Siria mendapati Sebuah SPBU 66.796.005 yang tutup dari pagi hingga siang padahal hari saptu. 31/01/2026.
Penasaran dengan tidak adanya pelayanan di SPBU 66.796.005, tim memutuskan untuk menggali informasi tentang aktivitas SPBU tersebut.
Berhasil di wawancarai salah satu toko yang ternyata ia juga ikut mengantri di SPBU tersebut dengan gamblang ia menceritakan bahwa “disini antri pak harga solar 10.500 sedangkan pertalite 11.500.
“Kita tau bersih saja maka mahal, katanya sengaja harga tinggi itu untuk yang lain lain nya agar aman dan lancar, makanya kita disini ngak ada timbul masalah.
“Kita masukkan minyak ini kepeti pak di Desa Seria, namun beberapa hari ini PETI off karna air kering, jadi tidak bisa aktifitas ujarnya santai.
Syafarahman Ketua Umum Lumbung Informasi Masyarakat mengatakan, ternyata isu Peti di Desa Seria itu bukan Hoax, dan diduga didukung pula BBM dari SPBU 66.796.005.
Dengan temuan dugaan ini kita akan segera mungkin melaporkan ke PT. PERTAMINA dan Kementrian ESDM serta Kementerian BUMN.
“Jika benar terbukti maka selain negara dirugikan masyarakat juga dirugikan akan kegiatan SPBU 66.796.005 ini, seharusnya masyarakat mudah mendapatkan minyak subsidi malah terbalik sudah susah tidak buka pula SPBU nya untuk umum.
SPBU nakal wajib di putus hubungan kerja oleh Pertamina, dan tidak boleh lagi diberi kemaafan, ujar Syafarahman









